pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Mobile Blog


radul.pep.zone

Tempayan rusak

21.06.2011 17:20 EDT
Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar. Masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yangdibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak.Sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa airpenuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumahmajikannya, tempayan yg retak itu hanya dapat membawa airsetengah penuh.Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanyadapat membawa satu setengah tempayan air ke rumahmajikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasabangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnyadengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itumerasa malu sekali akan ketidak-sempurnaannya, dan merasasedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsiyang seharusnya dapat diberikannnya.Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayanretak itu berkata kepada si tukang air, "Saya sungguh malu padadiri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.""Kenapa?" tanya si tukang air. "Kenapa kamu merasa malu?""Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawasetengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawakarena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yangsaya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita.Karena cacadku itu, saya telah membuatmu rugi." katatempayan itu.Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak. Dan dalambelas kasihannya, ia berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikanbesok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah disepanjang jalan."Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retakmemperhatikan. Dan baru menyadari bahwa ada bunga-bungaindah di sepanjang sisi jalan. Dan itu membuatnya sedikitterhibur.Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuhair yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itumeminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.Si tukang air berkata kepada tempayan itu, "Apakah kamumemperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan sisisimu, tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayanyang lain yang tidak retak itu. Itu karena aku selalu menyadariakan cacadmu, dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanambenih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu. Dan setiap harijika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamusebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghiasrumahnya seindah sekarang."PESAN MORAL :Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan kita sendiri.Kita semua adalah tempayan retak.Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangankita untuk menghias-Nya.Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma.Jangan takut akan kekuranganmu.Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi saranakeindahan Tuhan.Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatankita.


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.