pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


al-muhibbin.pep.zone

ミ"♥Asbabun Nuzul♥"彡

SURAT 2 AYAT 8.
Dan di antara manusia ada yang berkata, Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian, padahal mereka bukanlah orang-orang yang beriman.
Teman-teman, ayat-ayat ini turun karena pada saat itu ada beberapa orang menampakkan keimanan, tetapi di belakang mereka menunjukkan ketidaksenangan terhadap agama Islam. Di antara mereka adalah Abdullah bin Ubay bin Salul, Ma'tab bin Qasyir, serta Al-Jad bin Qays. Mereka termasuk orang-orang munafik di hadapan Allah swt. Allah ingin Nabi Muhammad saw. berhati-hati terhadap mereka karena mereka sangat berbahaya untuk umat Islam.
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT 26.

Sesungguhnya Allah tidak malu membuat perumpamaan berupa nyamuk atau sesuatu yang lebih rendah daripadanya....
Pada saat Allah swt. menurunkan Al-Qur'an dan membuat perumpamaan dengan binatang-binatang kecil, seperti lalat dan laba- laba, banyak orang Yahudi menertawakannya. Apalagi menjadikan binatang- binatang tersebut sebagai perumpamaan untuk orang-orang musyrik. "Untuk apa Allah menyebut sesuatu yang sepele dalam kitabnya?" kata mereka. "Apa yang diinginkannya," lanjut mereka dengan sangat menyepelekan. Allah menjawab pertanyaan mereka yang sombong dan congkak dengan menurunkan ayat 26 ini.
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT 44
Mengapa kamu menyuruh manusia mengerjakan kebaikan sedang kamu melupakan dirimu sendiri (terhadap kewajiban), padahal kamu membaca Alkitab (Taurat). Tiadakah kamu berfikir?
Ayat ini diturunkan tentang seorang Yahudi Madinah yang pada waktu itu berkata kepada menantunya, kaum kerabatnya, dan saudara sesusunya yang telah masuk Islam: "Tetaplah kamu pada agama yang kamu anut (Islam) dan apa-apa yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad saw, karena perintahnya benar". Ia menyuruh orang lain berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukannya. (Riwayat Al-Kalaby dari Ibnu Abbas).
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT 80
Dan mereka berkata, Kami tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali beberapa hari saja,...
Banyak orang Yahudi yang mencoba mengaburkan keimanan orang Islam dengan cara memberi pengetahuan yang sesat. Salah satunya mereka bilang bahwa, "Sesungguhnya kehidupan dunia hanya tujuh ribu tahun, kemudian manusia diazab setiap seribu tahun di dunia ini hanya dengan satu hari di akhirat. Sehingga, lamanya siksaan hanya tujuh hari saja." Untuk meluruskannya, Allah kemudian menurunkan ayat ini. (Riwayat Ibnu Abbas)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT 89.
Dan setelah datang kepada mereka Kitab (Al Quran) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka,...
Teman-teman, zaman dahulu kaum Yahudi Khaibar selalu memerangi kaum ghatfan, tapi setiap bertempur, mereka selalu kalah. Kemudian mereka meminta pertolongan dengan doa ini, "Ya Allah, Sesungguhnya kami minta kepadamu dengan hak Nabi Muhammad saw, Nabi yang ummy, yang Engkau janjikan (akan diutus) kepada kami di akhir zaman. Tidakkah Engkau akan menolong kami untuk mengalahkan mereka?". Ketika bertempur mereka selalu berdoa dengan doa ini, sehingga kaum Ghatfan kalah. Tapi ketika Rasulullah saw. diutus, mereka malah menjadi kufur kepada Nabi saw, maka Allah Swt. menurunkan ayat ini. (Riwayat Ibnu Abbas)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT 106
Apa saja ayat yang Kami nasakhkan atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik dari padanya atau yang serupa dengannya. Tidakkah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?
Ayat ini diturunkan untuk meyakinkan umat Islam yang goyah karena ucapan orang-orang Yahudi. Mereka mengejek Rasulullah karena mengubah suatu hukum yang sudah berjalan karena hukum tersebut sudah tidak sesuai lagi diterapkan. Akan tetapi, apa yang dikatakan orang-orang Yahudi? "Sungguh menakjubkan apa yang dilakukan Muhammad. Dia memerintah sahabat- sahabatnya dengan suatu perkara kemudian melarangnya, bahkan memerintahkan dengan sesuatu yang bertolak belakang dengan keputusan sebelumnya," kata orang- orang Yahudi. "Hari ini membuat keputusan, besok meninggalkan keputusan itu. Maka, Al Qur'an bukan kalamullah, melainkan ucapan Muhammad!" Allah kemudian membantu Rasulullah saw. dengan menurunkan ayat ini. Rawa'i al-Bayan Shabuny, Jld. 1)
sumber: Syaamil
Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT 109.
Sebagian besar Ahli Kitab menyukai agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran,...
Dahulu, seorang Yahudi yang bernama Ka'ab Bin Asyraf adalah seorang penyair dan suka mencaci Nabi saw. dan mengompori orang kafir Quraisy dengan syair-syairnya. Orang- orang musyrik dan orang- orang Yahudi di Madinah memang selalu menyakiti Rasulullah saw., bahkan mereka adalah golongan yang paling menyakitkan nabi. Allah Swt. memerintahkan Nabi-Nya untuk bersabar dan bersikap pemaaf akan hal ini. Mengenai mereka Allah Swt. menurunkan ayat ini. (Riwayat Husain Bin Muhammad Al-Farisy)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.
SURAT 2 AYAT 142-144.
Orang- orang yang bodoh di antara manusia akan berkata, Apakah gerangan (sebabnya) mereka (orang Islam) beralih dari kiblat mereka semula (dari Baitil Maqdis ke Masjidil Haram)?...
Dahulu, Rasulullah saw. pernah diperintah oleh Allah Swt., untuk memindahkan kiblat dari Masjidil Haram ke Baitul Maqdis. Akan tetapi, setelah 16 atau 17 bulan, Rasulullah saw. diminta untuk kembali menghadap Masjidil Haram. Orang- orang Yahudi yang mengetahui hal ini langsung bertanya-tanya dan mencibir atas keputusan Rasulullah saw. "Apa yang menyebabkan mereka berpaling dari kiblat mereka terdahulu?" tanya mereka. Ayat ini kemudian turun untuk menjawab pertanyaan dan cibiran mereka.
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.
SURAT 2 AYAT 163.
Dan Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Esa; tiada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ketika turun wahyu "Wa ilaahukum ilaahuw waahidul laa ilaaha illaa huwar rahmaanur rahiim." Maka orang-orang musyrik kaget dan mereka berkata, "Tuhan itu satu...?" Kalau seandainya engkau benar maka tolonglah datangkan kepada kami buktinya." Maka turunlah ayat berikutnya "Inna fii khalqis samaawaati wal ardhi..." Setelah turun ayat ini (QS. Al-Baqarah: 163) kepada Nabi Saw. di Madinah, ternyata orang-orang kafir Quraisy di Mekah bertanya: "Bagaimana tuhan yang tunggal bisa mendengar manusia yang banyak?", Untuk menjawab pertanyaan itu maka Allah menurunkan ayat berikutnya yaitu surah Al- Baqarah ayat 164. (Riwayat Abu Bakar Al- Asbahany)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.
SURAT
2 AYAT164.
Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi...
Pada saat ayat 163 turun, banyak orang musyrik kaget dan kagum. Terutama karena mereka baru tahu kalau Tuhan itu Esa. Mereka seolah-olah tidak yakin. Mereka malah menantang Rasulullah untuk membuktikan. "Jika benar Tuhan itu satu, tunjukkan kepada kami tanda- tandanya," kata mereka. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Allah menurunkan ayat 164, yang isinya antara lain meyakinkan bahwa, "Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian siang dan malam, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia...(semua itu) sungguh, merupakan tanda- tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti." (Riwayat Abi Dhuha)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.

SURAT 2 AYAT186.
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku dekat....
Ayat 186 ini diturunkan untuk menjawab pertanyaan dari para sahabat Nabi saw. Mereka yang sebagian besar mualaf ingin sekali mengetahui keberadaan Allah swt. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Allah swt., dengan ayat ini. Isi ayat 186 ini untuk menegaskan keberadaan Allah swt., "Dan apabila hamba-hambaku bertanya tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku." (Riwayat Hasan)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.
SURAT 2 :AYAT198.
Tidaklah dosa bagi kamu untuk mencari karunia dari Tuhanmu....
Dahulu, pada musim haji di zaman Jahiliyah banyak orang melakukan perdagangan di musim haji. Bahkan, mereka mempunyai nama-nama pasar yang sangat dikenal, seperti 'Ukadh, Mijnah, dan Dzul Majaz. Melihat hal itu, banyak orang Islam bertanya-tanya, apakah boleh berjualan pada musim haji, atau tidak? Mereka merasa berdosa melakukan perdagangan di musim haji. Mereka kemudian bertanya kepada Rasulullah. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Allah menurunkan ayat 198 ini. Isinya, mereka diperbolehkan berdagang di bulan haji. (Riwayat Ibnu Abbas)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.


SURAT2 AYAT 214.
Apakah kmu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana apa yang (diderita) orang-orang terdahulu sebelum kamu?...
Ayat ini diturunkan pada peristiwa Perang Khandaq, ketika kaum muslimin ditimpa kesulitan, kekurangan makanan, suhu yang sangat panas dan sangat dingin, kehidupan yang buruk, dan berbagai macam musibah, sehingga Allah menggambarkan dalam Al-Qur'an "wa balaghatil quluubul hanaajira". Dalam riwayat lain: Ketika Rasulullah saw. dan para sahabatnya memasuki kota Madinah, mereka ditimpa kesusahan dan kesulitan yang sangat mengimpit mereka, karena mereka pergi tanpa harta, meninggalkan rumah-rumah mereka, dan harta-harta mereka di bawah genggaman kaum musyrikin. Mereka hanya mengharap ridha Allah dan Rasul-Nya. Bahkan ketika itu orang-orang yahudi menampakkan permusuhan kepada Rasulullah saw. dan orang-orang kaya menyembunyikan kemunafikan. Maka Allah menurunkan ayat ini sebagai pelipur lara bagi hati mereka. (Riwayat Qatadah dan As-SIDDY)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.
SURAT 2 AYAT 217.
Dan mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram....
Di dalam sejarah dijelaskan, bahwa pasukan yang dikirim oleh Rasulullah saw. di bawah pimpinan Abdullah bin Jahsy, yang bertugas melakukan pengintaian tentang kegiatan kaum Quraisy, ternyata malah berperang. Padahal ketika itu adalah bulan haram, sehingga Rasulullah saw. dicaci oleh kaum Quraisy dan seluruh kota di sana, akhirnya turunlah ayat ini sebagai penjelasan. (Munawar Cholil; 565-569)
sumber: Syaamil Al-Qur'an untuk anak.


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.