pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


assunnah.news.pep.zone

Menggapai Keteguhan Hati (Khutbah Jum’at)

Menggapai Keteguhan Hati (Khutbah Jum’at)
Ditulis pada 7 Desember, 2007 oleh abu muadz

MENGGAPAI KETEGUHAN HATI


إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ …

فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

فِي النّارِ.

MA’ASYIROL MUSLIMIN RAHIMANI WA RAHIMUKUMULLAH!!!

Bahwa manusia yang bahagia adalah manusia yang berpegang teguh kepada agama Allah subhanahu wata’ala dan kembali kepada-Nya. Dan dialah mukmin yang benar keimanannya, yang senantiasa istiqamah dengan agamanya dalam situasi dan kondisi apa pun. Allah subhanahu wata’ala telah berfirman yang artinya,

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang- orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. al-Ankabut: 2-3).

Dalam ayat yang lain Allah subhanahu wata’ala berfirman yang artinya,

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepada mu (cobaan) sebagaimana halnya orang- orang terdahulu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”.(QS.Al-Baqarah:214).

Dan firman-Nya yang artinya,
“Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)”. (QS. Al-A’raf: 168).

MA’ASYIROL MUSLIMIN RAHIMANI WA RAHIMUKUMULLAH!!!

Sesungguhnya sempit dan lapang, senang dan susah, dan lain sebagainya adalah merupakan keadaan yang telah digariskan oleh Allah subhanahu wata’ala. Dari sinilah akan terbuka dan tampak jati diri dan watak hati yang sebenarnya. Dan dari sini tampak jelaslah golongan orang-orang yang beriman dan terbongkarlah topeng kepalsuan golongan penipu (orang-orang munafik).

MA’ASYIROL MUSLIMIN RAHIMANI WA RAHIMUKUMULLAH!!!

Barangsiapa yang mengetahui hikmah pergantian kondisi dan perjalanan taqdir yang telah Allah subhanahu wata’la tetapkan, maka ia tidak akan menemukan celah dalam hatinya untuk berputus asa. Meskipun jalan-jalan menjadi gelap, munculnya problematika hidup yang senantiasa datang silih berganti dan senantiasa dirundung musibah, semua itu tidak membuatnya lemah dan berpatah arang. Namun sebaliknya, akan semakin menambah keteguhan hatinya.
Karena kepada Allah subhanahu wata’ala lah manusia kembali. Dan karena seorang mukmin pasti senantiasa berpegang teguh dengan taqdir Allah subhanahu wata’ala dan bertawakkal kepada-Nya.

MA’ASYIROL MUSLIMIN RAHIMANI WA RAHIMUKUMULLAH!!!

Sesungguhnya di antara perkara yang diseru oleh Islam dan senantiasa diagung-agungkan oleh Al-Qur’an adalah berpegang teguh di atas agama Allah subhanahu wata’ala dan istiqomah di atasnya. Teguh di atas agama Allah subhanahu wata’ala yakni istiqomah di atas petunjuk, berpegang teguh dengan ketaqwaan, membatasi diri dengan hanya menempuh jalan kebenaran dan kebaikan, menjauhkan diri dari dosa-dosa, maksiat-maksiat serta memalingkan diri dari seruan hawa nafsu dan syetan.

MA’ASYIROL MUSLIMIN RAHIMANI WA RAHIMUKUMULLAH!!!

Islam sangat memperhatikan dan mengagung kan perkara keteguhan hati, karena sesungguhnya keteguhan hati di atas agama Allah subhanahu wata’ala merupakan sebuah bukti kuat yang menunjukkan kesempurnaan iman, bagusnya Islam, dan baiknya prasangka kepada Allah subhanahu wata’ala.

Tidaklah Allah subhanahu wata’ala menyia-nyiakan keimanan dan keteguhan seorang hamba, melainkan Allah subhanahu wata’ala telah menyediakan balasan baginya di dunia, berupa pertolongan dan konsisten di jalan Islam serta menganugerahkan kenikmatan abadi di akhirat ...
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.