pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


god.of.pirates.pep.zone

.·••·†·••·. ajnag .·••·†·••·.

GANJA

Pot, Grass, Green, Bud, Ganja, Reefer, Marihuana, Herb, Chronic, Chiba, Puff, Weed, Gele, Cinglek, Cimeng, Rumput, Baks, How, Mumun atau apapun sebutannya di dunia adalah sebuah tanaman yang mengagumkan.
Tanaman ini adalah famili dari Cannabaceae, tanaman ini telah terbukti dengan berbagai penelitian ilmiah memiliki banyak manfaat dan kegunaan, baik dalam bidang industri sampai kesehatan, akan tetapi dalam kenyataannya sebagian besar penduduk dunia saat ini memberikan pandangan yang berbeda pada tanaman ini.
Tanaman ini di anggap Haram dan banyak menyebabkan kerugian sehingga penggunaannya dalam bentuk apapun diberikan hukuman atau sangsi layaknya melakukan tindakan kriminal tanpa mempertimbangkan dampak dari penerapan kebijakan berbagai peraturan yang menggagap ganja lebih memiliki banyak efek negatif di banding banyaknya peraturan yang melarang ganja itu sendiri.
Secara umum ganja dapat digolongkal menjadi 3 yaitu:
Indica
Sativa
Ruderalis
Mengapa ganja ini menjadi sebuah tanaman favorit di berbagai kalangan di seluruh dunia, keajaiban tanaman ganja sudah banyak di jelaskan di internet, dan berbagai penelitian.
Lantas bagaimana dengan Indonesia ?.
Indonesia adalah salah satu negara yang memproduksi ganja dalam jumlah yang sangat banyak tiap tahunnya.
Akan tetapi sangat sedikit sekali informasi yang membahas dan memaparkan bagaimana ganja tersebut dapat tumbuh di tanah indonesia yang sangat subur ini ?.
Sedikit tentang pola hidup tanaman ganja, ganja mengalami beberapa siklus selama masa pertumbuhannya, yaitu berawal dari:
fase pembenihan
fase bibit
fase vegetatif
fase pra-pembungaan
masa berbunga
memproduksi biji
Tanaman ganja dapat hidup dimanapun asalkan beberapa syarat dapat terpenuhi, yaitu antara lain:
Cahaya
Udara
Media Tanam
Suhu dan Udara
Nutrisi Makanan
Air
Faktor tersebut yang mempengaruhi tanaman ganja tersebut dapat tumbuh, dengan koondisi yang sesuai maka tanaman ganja akan tumbuh dengan hasil yang sempurna.



SEKILAS BUDUDAYA GANJA

Sedikit tentang pembahasan mengenai teknik yang umum dipakai dalam budidaya ganja di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Secara umum budidaya tanaman ganja di bagi menjadi dua jenis yaitu:
budidaya dalam ruangan
budidaya luar ruangan
keduanya di bagi menjadi beberapa teknik lagi.

BUDIDAYA GANJA DALAM RUANGAN
Budidaya ganja dalam ruangan adalah menanam pohon ganja di dalam suatu ruangan yang di sesuaikan dengan kondisi dimana tanaman ganja dapat tumbuh.
Kebutuhan yang paling utama adalah cahaya, karena kondisi tempat adalah di dalam ruangan maka diperlukan cahaya agar tanaman ganja dapat hidup, cahaya alami yang biasanya dapat di peroleh dari sinar matahari jika di luar ruangan, akan dipenuhi oleh lampu sebagai media pencahayaan.

Lampu
Lampu disini akan disesuaikan dengan kondisi ukuran ruangan dan juga jumlah tanaman serta masa pertumbuhan tanaman ganja tersebut, untuk ukuran ruangan yang cukup besar dengan penataan jumlah tanaman yang cukup banyak maka jenis lampu Metal Halide sangat baik digunakan untuk masa vegetatif dan masa berbunga.
Lampu Metal Halide tersedia dalam ukuran watt antara lain: 150, 175, 250, 400, 600, 1000, 1100.
Selain itu untuk kebutuhan cahaya guna fotosintetis tanaman ganja bisa menggunakan lampu HPS (High Pressure Sodium), dan pilihan yang paling purah adalah dengan menggunakan lampu dengan jenis CFL (Compact Fluorescent Lamps) yang dapat di temukan di toko peralatan elektronik terdekat.
Untuk pencahayaan buata waktu pencahayaan dapat ditentukan dari usia dan masa pertumbuhan dari tanaman ganja sendiri.

Udara
Tanaman ganja perlu karbondioksida sebagai bahan baku utuk melakukan fotosintetis, di alam bebas tanaman ganja memerlukan sirkulasi udara agar pertumbuhannya optimal, maka dalam penanaman ganja dalam ruangan diperlukan juga suhu atmosfer dan sirkulasi udara yang baik.
Secara sederhana kebutuhan udara dari ruangan dapat dipenuhi melalui kipas angin dan ventilasi udara.

Air
Kebutuhan akan air bagi pertumbuhan ganja sangatlah penting, dalam penanaman ganja dalam ruangan,jika menggunakan media tanam berupa tanah maka intensitas penyiramannya di tentukan melalui berbagai faktor, antara lain ialah suhu udara, usia dan masa pertumbuhan tanaman, air juga diperlukan jika metode tanam yang digunakan adalah menggunakan teknik hidroponik.

Tanah dan Pupuk
Tanah yang digunakan Bagi tanaman Ganja kecuali menggunakan metode tanam Hidroponik.
Tanah yang digunakan ialah tanah yang mempunyai cukup kandungan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh, Nutrisi pokok yang diperlukan oleh ganja ialah NPK (Nitrogen , Fosfor dan Kalium), pemberian nutrisi tambahan disesuaikan pada kondisi dan usia tanaman, hal ini akan di jelaskan pada posting sendiri.

BUDIDAYA GANJA DI LUAR RUANGAN
Beberapa hal yang mempengaruhi budidaya ganja di Luar ruangan antara lain ialah:
Faktor keamanan
Suhu udara
Titik pencahayan dari matahari, dan juga
Kandungan nutrisi dalam tanah
Berbeda dengan menanam dalam ruangan yang membutuhkan berbagai macam peralatan dan biaya yang harus dikeluarkan agar ganja dapat tumbuh, jika untuk bercocok tanam di luar ruangan kita mendapatkan sumber cahaya yang gratis dan udara yang tersedia terus menerus, maka persiapan yang harus dilakukan untuk melakukan penanaman ganja di luar ruangan adalah:
mencari tempat yang tidak diketahui oleh orang lain (aman).
Keamanan dalam bercocok tanam pohon ganja sangatlah perlu diperhatikan, resiko menanam ganja di luar ruangan lebih besar, maka faktor kerahasiaan sangatlah penting.
Memperhatikan kondisi pergerakan matahari.
Kunci pokok pertumbuhan ganja adalah pada pencahayaannya, sehingga perlu diperhatikan siklus perputaran matahari yang menyinari tanaman ganja.

Kondisi Tanah
Sebagai pemernuhan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman maka dibutuhkan banyak sekali nuterisi tanah, tanaman ganja merupakan tanaman yang rakus akan unsur hara dalam tanah, sehingga pemilihan atau penambahan nutrisi untuk penanaman diperlukan.

Ketersediaan Air
Ketersediaan air yang mencukupi sangat diperlukan untuk tanaman ganja yang tumbuh di luar ruangan.
Di indonesia sendiri beberapa petani menggunakan teknik gerilya, yaitu penanaman ganja di luar ruangan yang dilakukan di hutan atau tempat tempat yang jarang di jamah serta jauh dari pemukiman, seperti halnya pada daerah sekitar aceh dan sumatera utara, vegetasi tanah dan iklim yang sangat mendukung unuk tempat tumbuhnya ganja menjadikan banyak sekali petani yang bercocok tanam ganja luar ruangan dengan metode dan teknik ini.



PEMILIHAN BIJI GANJA

PEMILIHAN BIJI
Proses pemilihan biji dilakukan untuk mendapatkan bibit yang berkualitas agar ganja yang kita tanam menjadi ganja dengan kualitas yang bagus juga.
Contoh Visual dari biji dengan Kondisi Bagus dan siap untuk di semai.
Biasanya ciri-ciri biji yang kondisinya bagus adalah dilihat dari bentuk visualnya yang terlihat kuat, dengan motif garis yang jelas dan juga tidak kempes ataupun pecah.
Kerutan terlihat jelas dan kondisi biji masih dalam keadaan utuh.
Pemilihan biji yang baik sangat mempengaruhi akan tanaman yang akan ditanam, tanaman yang baik diawali oleh biji yang baik pula, untuk mendapatkan biji sendiri ada berbagai cara, pada umumnya pada setiap pembelian ganja yang dilakukan di indonesia secara ilegal tidak jarang ditemukan biji dengan kualitas baik, dari jenis sativa yang tumbuh di habitat tropis indonesia, atau sengan cara membeli bibit pada Seedbank dari internet untuk mendapatkan biji dengan kualitas yang baik, tapi di sarankan untuk membudidayakan kualitas asli indonesia yang telah terkenal di mata dunia sebagai keturunan sativa murni.
Ketika memilih biji untuk dijadikan bibit, kita hanya memilih biji dengan jenis kelamin perempuan, identifikasi jenis kelamin bisa dilihat dari bentuk biji, kita yang kita akan gunakan yaitu memiliki ciri-ciri seperti kawah gunung berapi.

PENYIMPANAN BIJI
Untuk menjaga Biji agar selalu dalam kondisi bagus dan layak untuk di semai, simpanlah biji pada tempat kering dan gelap juga tidak lembab.
Biasanya menggunakan toples kedap udara.
Dengan cara itu maka biji ganja tersebut dapat disimpan dalam kondisi layak selama bertahun-tahun, pastikan tutup dalam kondisi rapat dan kondisi penyimpanan tetap kering dan tidak panas.



PANDUAN PERKECAMBAHAN GANJA I

METODE PERKECAMBAHAN UNTUK GANJA
Benih ganja dapat berkecambah dengan berbagai cara yang berbeda-beda, bisa tergantung menurut media yang akan digunakan untuk menanam, apabila anda berkeinginan untuk menggunakan media hidroponik, bublephonik atau media lain, bisa menggunakan metode tissue basah dan juga rockwool, akan tetapi jika akan menggunakan media tanah maka anda bisa juga langsung menempatkannya di tempat dimana ia akan tumbuh.

METODE PERENDAMAN
Metode ini adalah metode yang banyak sekali di gunakan dan juga beberapa improvisasi dapat dilakukan dengan metode ini.
Dengan metode ini yang kita perlukan adalah:
Biji ganja
Air
Gelas
Tissue / media tanam
Metode ini secara singkat adalah dengan cara merendam biji ganja kedalam air, dengan cara memasukkan air ke dalam gelas kemudian biji ganja dimasukkan ke dalam gelas.
Kemudian setelah itu taruhlah gelas dalam ruangan yang gelap dengan suhu udara 21-32* C, suhu terbaik agar biji ganja dpat tumbuh adalah 25* C, dengan metode ini air akan masuk kedalam biji ganja dan memicu hormon yang ada di dalam biji ganja untuk mengirimkan sinyal untuk menumbuhkan Radikula.
Dalam proses ini biji ganja akan tumbuh dalam waktu 24 jam – 8 hari,
ada beberapa metode setelah perendaman:
- Dalam waktu 24 jam, setelah biji ditaruh di tempat gelap selama 24 jam maka akan terlihat biji yang tenggelam kebawah, kemudian biji dipindahkan kedalam media tanah atau rockwool kemudian diberikan cahaya agar tumbuh, metode ini dapat di terapkan untuk biji dengan kualitas bagus.
- Setelah biji direndam selama 24 jam kemudian pindahkan biji pada tissue yang dibasahkan, kemudian proses dilanjutkan dengan menaruh tissue ke dalam ruangan gelap dan lembab sampai biji ganja berkecambah.
- Setelah biji direndam dalam waktu 24 jam maka tunggu sampai kondisi biji tersebut berkecambah di dalam air, proses biasanya akan terjadi dalam waktu 3 - 5 hari dengan biji kualitas bagus.
Setelah biji berkecambah maka anda bisa memindahkannya ke media tanam yang ingin anda gunakan.

METODE TISSUE BASAH
Metode ini sangatlah sederhana bahan-bahan yang diperlukan ialah:
Air
Wadah misal: piring / kotak makanan
Tissue
Langkah langkah yang harus dilakukan ialah:
- letakkan satu lembar tissue pada wadah ataupun piring kemudian basahi dengan air biasa atau air mineral.
- kemudian tutup kembali menggunakan tissue, dan basahi menggunakan ...
Next part ►


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.