pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


holly muhammad name p.b.u.h wallpapers
isro.mi-roj.pep.zone

¤Mulai Perjalanan Isro' Mi'roj¤

><><> :: <> ]¤[ <> :: <><><

<><><>

Sumber kisah-kisah tentang perjalanan yang penuh misteri itu adalah kata-kata pada permulaan Surah Al Isro' yang berbunyi:
سبحان الذي أسري بعبده ليلا من المسجد الحرام الي المسجد الأقصي الذي باركنا حوله لنريه من آياتنا إنه هو السميع البصير. (الإسراء: 1).
"Maha suci ALLAH yang telah memperjalankan hamba-NYA dari Al Masjidil Harom ke Al Masjidil Aqsho yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.
Sesungguhnya DIA adalah ROBB yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat".

Dalam kitab sirahnya, Ibnu Ishaq menggambarkan kisah Isro' dan mi'roj ini sebagai berikut:

Suatu malam Jibril membawa nabi naik ke atas punggung samawi yang disebut Buroq; lalu Muhammad SAW mengadakan perjalanan bersama Jibril.
Dan dalam perjalanan malam ke Yerussalem, Rosulullooh diperlihatkan dengan berbagai keajaiban.
Dan sesampainya di Masjidil Aqsho, Rosulullooh bertemu dengan nabi-nabi terdahulu, sekaligus mendapatkan penghormatan untuk mengimami sholat bersama mereka.

Al Buroq, dalam bahasa Arab menurut sebagian pendapat berasal dari kata "Al Barq" yang berarti kilat.
Boleh ditafsirkan bahwa penggunaan nama ini dalam Al Qur'an adalah untuk menunjukkan kecepatan yang tiada tara dari jenis kendaraan ini.
Di dalam buku-buku hadits, Al buroq ini digambarkan sebagai kuda putih yang sangat indah.
Oleh sebab itu logika orang Arab pada zaman Rosulullooh Sholalloohu'alaihi wassalam tidak dapat menerima peristiwa Isro' dan mi'roj yang diceritakan oleh baginda Rosul ini.
Karena mereka mengetahui bahwa seseorang yang mengendarai kuda pulang pergi dari Mekah ke Palestina akan memakan waktu selama lebih kurang dua bulan.
Sementara Rosulullooh mengatakan kepada mereka, bahwa beliau telah pergi ke Masjidil Aqsho dan di lanjutkan lagi dengan perjalanan mi'roj ke langit tinggi, hanya dalam waktu satu malam.
Sehingga berita yang disampaikan oleh rosul tercinta ini, menjadi bahan tertawaan dan cemoohan bagi orang-orang yang mempunyai penyakit dalam hatinya, yaitu orang-orang kafir Quroys yang mengingkari kebenaran ajaran Islam yang dibawa oleh Rosulullooh sholalloohu'alaihi wassalam.

Lain dengan kita yang hidup pada era teknologi canggih sekarang ini, dimana para ilmuwan telah mampu menemukan kecepatan sebuah teknologi yang melebihi kecepatan cahaya dan suara, yang secara aksiomatis sudah pasti akan mengurangi panjangnya masa dalam menempuh sebuah perjalanan, dan secara otomatis manusia pada zaman sekarang dapat memahami bahwa sesuatu perjalanan sejauh manapun bisa dilakukan dalam waktu yang lebih singkat dari yang terjadi pada masa-masa sebelumnya.
Seandainya saja orang-orang kafir yang menentang Rosulullooh itu masih hidup bersama kita sekarang ini, tentu saja mereka akan melihat kebenaran apa yang disampaikan Rosulullooh kepada mereka.
Ternyata hal itu bukan merupakan sesuatu yang mustahil dalam kehidupan kita sebagai manusia biasa di zaman ini, apalah lagi kiranya bagi seorang rosul ALLAH yang dikehendaki sendiri oleh ALLAH sebagai Sang Pencipta.

Dalam waktu yang sangat singkat, Rosulullooh telah sampai di "Al Bait Al Maqdis".
Di sana beliau bertemu dengan para nabi terdahulu, dan mengimami shalat.

Sesungguhnya Isro' dan Mi'roj adalah perjalanan yang penuh dengan keberkahan, antara Masjidil Harom yang dibangun oleh Nabiyullooh Ibrohim dan anaknya Isma'il 'Alaihimassalam di Mekah dan Masjidil Aqsho yang dibangun oleh Nabiyullooh Daud dan Sulaiman 'Alaihimassalam di Palestina.
Kedua rumah suci ini telah diberkahi oleh ALLAH Subhanahu wata'ala.
Demikian juga dengan apa yang terdapat disekitarnya, demikian yang termaktub dalam firman ALLAH.
Sehingga tempat ini benar-benar menjadi pusat peribadatan dan pengESAan kepada ALLAH SWT, dan pada kedua tempat suci inilah wahyu-wahyu ALLAH diturunkan kepada para rosul-NYA.

Dalam perjalanan menuju Masjidil Aqsho, Rosulullooh SAW sempat singgah di suatu bukit yang penuh berkah, dimana Nabi Musa AS pernah menerima wahyu langsung dari ALLAH SWT, yaitu "Bukit Tursina", dan Rosulullooh sholat dua rakaat di tempat itu.
Disamping itu Rosulullooh juga mampir di tempat kelahiran nabi Isa AS, yaitu di sebuah bukit mubarokah yang disebut "Betlehem (`baitullhami`, bahasa Arabnya)" dan beliau pun sholat dua rokaat.
Akhirnya sampai di "Baitul Maqdis".
Di tempat suci inilah, beliau bertemu dengan nabi Ibrohim dan Musa di tengah kumpulan para nabi dan Rosul ALLAH yang lain.
Di tempat ini juga Rosulullooh SAW sholat sebagai imam bagi para Nabi.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim, disebutkan bahwa malaikat Jibril datang kepada Rosulullooh dengan membawa dua gelas minuman, satu berisi anggur, dan satu lagi berisi susu.
Kemudian Rosulullooh memilih gelas yang berisi susu.
Jibril berkata:
"Engkau telah memilih Fithroh".
~HR Bukhari dan Muslim~

Selanjutnya barulah Rosulullooh melanjutkan perjalanan ke langit, yang disebut dengan "mi'roj".
Dalam peristiwa mi'roj inilah Rosulullooh melihat tanda-tanda kebesaran ALLAH yang Maha Agung (min aayaati Rabbihil Kubro).

>><<


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.