pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


manajemen.perbankan.pep.zone

MANAJEMEN ASSET DAN LIABILITAS (alma)

MANAJEMEN ASSET DAN LIABILITAS (alma)

ALMA :
• Pengelolaan neraca dalam perbankan dalam usaha untuk mengoptimumkan struktur neraca bank sedemikian rupa sehingga diperoleh laba yang maksimal dan sekaligus membatasi resiko sekecil mungkin

• Proses planning, organizing, actuating dan controlling untuk mendapatkan penetapan kebijaksanaan di bidang pengelolaan : permodalan, pemupukan dana dan penggunaan dana


• Neraca adalah catatan atau laporan atas kekayaan dan kewajiban serta modal yang dimiliki oleh bank dalam jangka waktu tertentu

Resiko-resiko dalam ALMA

 Resiko di bidang kredit
 Resiko di bidang likuiditas
 Resiko di bidang tingkat suku bunga
 Resiko di bidang nilai tukar valuta asing
 Resiko di bidang kontinjen

Kerangka proses ALMA

 Ada penetapan kebijakan & strategi ALMA
 Ada tujuan/arah bg manajemen
 Ada pengumpulan data internal/eksternal
 Ada analisis menguji alternatif strategi
 Ada manajemen likuiditas
 Ada manajemen gap
 Ada manajemen valuta asing
 Ada manajemen pricing

Manajemen likuiditas

 Kemampuan manajemen bank dalam menyediakan dana yang cukup utk memenuhi semua kewajibannya maupun komitmen yg telah dikeluarkan kpd nasabah
 Pengelolaan atas reserve requirement (RR) atau Primary reserve atau Giro wajib minimum sesuai ketentuan BI, dan secondary reserve
 Resiko yg dapat timbul : resiko pendanaan dan resiko bunga

Alat ukur likuiditas bank

 Jangka pendek :
– statutory reserve requirement (giro wajib minimum): saldo giro pada BI/ kewajiban kpd pihak ketiga pd periode 2 mg seblmnya
– Basic surplus : aktiva lancar – pasiva lancar

 Jangka panjang :
– Rasio likuiditas : new purchased funds required/total funding requirements
– Indeks likuiditas : Total weighted liabilities/total weighted assets
– Loan to deposit ratio : pinjaman yg diberikan/dana masyarakat

 Strategi manajemen likuiditas : skill manajer dan MIS yg dimiliki

MANAJEMEN GAP(MISMATCH)

 Upaya-upaya utk mengelola dan mengendalikan kesenjangan antara aset dan liabilities pada suatu periode yg sama, meliputi kesenjangan dlm hal jml dana, suku bunga, saat jatuh tempo.

 Upaya mengatasi perbdaan antara aset yg sensitif thd bunga (rate sensitive asset) dan pasiva yg sensitif thd bunga (rate sensitive liabilities)

Strategi managemen GAP

 Mengelola interest rate : Interest rate management yaitu suatu kegiatan untuk menata interest rate secara simultan antara sisi aset maupun liabilities shg dpt diperkecil dampak negatif perubahan suku bunga, dengan memperhatikan :

– Jangka waktu,
– Repricing
– Interest rate dan
– Acceleration of change

Manajemen Valuta Asing

 Suatu kegiatan membeli atau menjual mata uang suatu negara.
 Pasar valas adalah transaksi jual beli melalui jaringan komunikasi antara bank, brokers maupun dealer di seluruh dunia yg dilakukan di ruangan (dealing room) masing2 bank.
 Tindakannya :

– Pengendalian kesenjangan mata uang asing
– Pengendalian keuntungan netto dari nilai tukar

Instrumen Valas

 Transaksi SPOT : transaksi valas secara tunai di mana penyerahan valutanya dilakukan 2 hr kj setelah tgl transaksi dgn nilai tukar yg sdh disepakati.
 Transaksi FORWARD : transaksi valas secara berjangka di mana penyerahan valutanya dilakukan pd suatu tgl tertentu di kemudian hr.
 Transaksi SWAP : pertukaran dua valuta asing yg berbeda melalui penjualan secara tunai & pembelian kembali secara berjangka

Instrumen Pasar Uang

 Penempatan antar bank : penempatan dana lebih pd bank lain yg memerlukan utk suatu jangka wkt tertentu
 Pinjaman antar bank : meminjam dana pd bank lain guna menutup kekurangan dana valas
 Instrumen pasar uang : foreign exchange loan & deposit, call & notice loan & deposit, repo/reverse repos, bankers acceptance, certificate of deposit, commercial paper, treasury bills
 Securities

Resiko kegiatan valas

 Resiko mata uang : bila bank dlm posisi long/overbought dlm suatu mata uang & nilai tukarnya turun (mengalami depresiasi), maka bank akan menanggung rugi
 Resiko liquiditas : pd saat kewajiban dlm mata uang jatuh tempo lebih cepat dari aktivanya
 Interest rate risk : ada perubahan suku bunga
 Credit risk : bila nasabah gagal memenuhi kewajiban pada saat kredit jatuh tempo

Manajemen Pricing

 Suatu kegiatan manajemen untuk menentukan tingkat suku bunga dari produk-produk yg ditawarkan bank, baik dr sisi asset maupun kewajiban.
 Mendukung strategi dan taktis ALMA bank
 Faktor penetapan interest rate : Kelompok pinjaman dan kelompok simpanan

Penetapan suku bunga

 Lending rate :
LR = COM + Risk Cost + Spread

Di mana : COM (cost of money)

COM = COLF + OHC

Di mana : COLF (cost of loanable fund)

COLF = COF/ (1-RR)

COF (cost of fund) : biaya bunga dana dan biaya promosi dana.

OHC (overhead cost) : biaya di luar biaya dana spt tenaga kerja, operasional pelayanan, perangkat keras dll.

 Suku bunga pinjaman

Tujuannya : meningkatkan jumlah dana yang lebih murah dibandingkan dgn suku bunga pasar, mendukung pemenuhan batasan & target likuiditas dgn menyediakan dana yg sesuai dgn struktur jk wkt yg diinginkan, mencapai target jmlh simpanan sesuai dgn interest maturity target & mendukung target posisi simpanan valas sesuai jenis mata uang yg diinginkan

 Biaya : suku bunga yg dibayarkan kpd deposan, biaya cadangan wajib likuiditas, biaya pelayanan dan marjin keuntungan


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.