pep.zone
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
Stay logged in
Forgot login details?

Login
Stay logged in

For free!
Get started!

Text page


allah di cabang pohon - Animals/Nature
tafakur.pep.zone

Kenapa Aku Didunia?

~*<<>>[[]]<<>>*~

<<<>><<>><<>>>

Ada beberapa pertanyaan yang belum ku pahami saat ku masih kecil
Pertanyaan itu sering muncul saat melakukan perenungan,
saat keadaan sedih ataupun marah
Sedih karena berbagai keputus asaan
Serasa hidup sangat hampa, tak punya makna apapun

Kenapa aku hidup?
Mengapa aku ada disini?
Mengapa aku dilahirkan ke dunia?
Untuk apa aku hidup?
Apa sebenarnya tujuan hidup?

Itulah pertanyaan yang harus ku jawab
Sudah banyak jalan ku lalui, banyak keputus asaan yang ku hadapi
Alhamdulillah..
Allah masih sayang padaku
Meski berkali aku sering melupakanNya
Namun ku tetap kembali pada hidayahNya

Seiring berjalannya waktu, banyak ilmu dan hikmah yang ku dapatkan
Dan pertanyaan lainpun muncul

Apa makna kedewasaan?
Apakah dengan semakin banyak peran dan tanggung jawab yang bisa kita tunaikan kita sudah disebut dewasa?
Apakah orang yang dewasa itu harus bisa bergaul dengan banyak orang?
Atau orang yang dewasa itu mempunyai nilai manfaat tak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain disekitarnya?
Apakah orang yang sudah menjadi pemimpin bisa dikatakan sudah dewasa?
Apakah seorang disebut dewasa apa bila ia bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk,
dapat menyesuaikan diri dimanapun ia berada, dapat mengambil keputusan kemana ia kan melangkah dan menerima konsekuensi akibat dari semua tindakannya?
Benarkah jika kedewasaan itu sebuah proses?
Proses yang harus dicari dan terus digali sampai mati
Saya yakin jawaban dari semua pertayaan itu banyak sekali dan kompleks
Lalu apa yang menjadi kesimpulannya dan apa yang harus kita lakukan?

Manusia itu makhluk yang sangat unik dan kompleks,
tiap orang mempunyai keunikan
Banyak ragam peran yang mesti dijalani
Meskipun begitu, mereka semua punya kesamaan
Setiap manusia dilahirkan ke dunia dengan membawa perannya
masing-masing
Namun semuanya mempunyai misi yang sama
Apa misinya?
Misinya yaitu sebagai pemimpin atau khalifah
Untuk mendukung misi tersebut manusia telah dibekali dengan akal, pikiran dan hati
Inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya

Lalu apa yang harus ku lakukan dengan akal, pikiran dan hati?
Didiamkan atau digunakan untuk apa?
Apa yang sudah dilakukan dengan semua itu?
Sudahkah ku gunakan sesuai dengan fungsinya?
Mengapa ada banyak pertanyaan?
Dan kebanyakan itu adalah pertanyaan retoris
Namun punya makna yang tak biasa bagi diriku sendiri
Pertanyaan yang harus dijawab..

"Masih ingatkah wahai para jiwa?
Masa-masa kita berkumpul di suatu tempat yang tak ada batas
tak ada esok
tak ada kemarin
tak ada siang
tak ada malam
tak ada atas
tak ada bawah
tak ada timur
dan
tak ada barat
La syarkiyah wa la gharbiyah
Kita berada dalam kelanggengan
Berada dekat dengan Yang Maha Langgeng
Roh kita sempat puas menatap Wujud Hakiki
Wujud Tak Terkira oleh pandangan mata biasa
Kita hanya bisa berkata ada
Ada dan yang ada
Tiada yang lain kecuali Yang Maha Ada
Kita bersaksi ketika tiada"
.::Abu Sangkan::.
.::Alustu::.

Selamat berjuang wahai jiwa
Selamat mengarungi perjalanan hidup yang penuh misteri dunia yang singkat ini
Perjalanan singkat namun sangat menentukan kehidupan kita di alam akhir yang kekal abadi

Kemana kau akan menuju?
Kebahagiaan sejatikah atau kesengsaraan selamanya?
Didunia inilah kesempatan kita untuk melakukan amal kebaikan
Tak ada kesempatan lagi saat ruh berpisah dengan raga
Bekal apa yang kan kita bawa untuk kembali menghadapNya?
Semoga kita menemukan fitrah sejati
Ketenangan jiwa
dan
Bahagia dalam ridha Ilahi Rabbi
Jiwa dan hati yang hanya berserah diri padaNya

Sesungguhnya shalatku,
hidup dan matiku hanya untukMu
Sesungguhnya aku adalah milikMu
dan
akan kembali kepadaMu

<<>>§<<>>


This page:




Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top
.